journal de 'SHE'

Batas lelahku

In Puisi SHE on 23/04/2011 at 11:07 pm

Aku sadar,

Dia rapuh, bahkan terlalu rapuh untuk memilih antara yang nyata dengan yang absurd

Sayang yang absurd, cinta yang absurd, aku yang absurd

Syukurnya aku kuat, aku benar-benar kuat, aku harus kuat!

Karena ini bukan yang pertama

Karena ini jalan yang kita pilih bersama

Kita – aku dan asmara

Ra.. (begitu biasa aku menyebutnya)

Terimakasih telah hadir dalam hari-hariku walau sesaat

Terimakasih telah sayang padaku walau sedikit

Terimakasih telah membuatku tersenyum walau sebenarnya terasa sakit

Sekarang aku minta, tolong enyah dariku, Ra!

Karena tanpamu (ku harap) kutemukan kebahagiaanku

Akhirnya,

Ketika dia kembali pada seseorang yang dicintai dan mencintai

Akupun kembali pada sendiri yang kucintai dan mencintai

Dan lagi dengan sebuah tanda tanya besar;

Kapan akan kau tamatkan kisah ini??

Demi Tuhan, Ra, aku benar-benar sudah lelah..

__________

Bandung, 29.12.06

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: